Aqidah & Akhlak•HR. Bukhari & Muslim

Takutlah terhadap Doa Orang yang Terdzalimi

وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

Transliterasi Latin

Wattaqi da'watal mazhluum, fa innahu laisa bainahaa wa bainallaahi hijaab.

Terjemahan Bahasa Indonesia

“Dan takutlah engkau terhadap doa orang yang terdzalimi, karena sungguh tidak ada tabir pemisah antara doanya dengan Allah SWT.”

Penjelasan & Syarah Makna

Peringatan tegas bagi siapa pun yang memiliki kekuasaan atau kekuatan agar tidak menindas hak orang lain. Doa orang yang dizalimi menembus langit dan langsung diijabah oleh Allah SWT.

Profil & Kredibilitas Perawi: Imam Bukhari
Shahih - Muttafaqun 'Alaih
Nama Lengkap & Gelar:

Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari

Masa Hidup & Wilayah:

194 H - 256 H (810 - 870 M) • Bukhara (Uzbekistan) — Khartank, Samarkand

Kitab Rujukan & Nomor:

Shahih Bukhari No. 2448 & Shahih Muslim No. 19

Derajat / Peringkat Ulama:

Amirul Mukminin fil Hadits (Puncak Kredibilitas / Tsiqah Tertinggi)

Ulama pakar hadits terkemuka yang menerapkan kriteria keshahihan paling ketat dalam sejarah Islam. Beliau mensyaratkan perawi harus sezaman (mu'asharah) dan terbukti pernah bertemu langsung (tsubutul liqa') serta memiliki integritas moral (adalah) dan daya ingat sempurna (dhabth).

Ingin Memahami Hadits Ini Lebih Dalam?

Tanyakan makna kontekstual, dalil pendukung, atau implementasi hadits ini kepada QuAI.

Rujukan Shahih & Terpercaya

Pelajari & Amalkan Sunnah di Aplikasi MuslimQu

Akses ribuan hadits mu'tabarah, biografi perawi terpercaya, dan pengingat amalan sunnah harian di smartphone Anda tanpa gangguan iklan.

Download Aplikasi MuslimQu

Hadits Pilihan Lainnya

Tanya QuAI seputar Islam!