Keutamaan Al-Qur'an•HR. Abu Dawud & Tirmidzi

Derajat Penghafal Al-Qur'an di Surga

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ: اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا

Transliterasi Latin

Yuqaalu li-shaahibil qur'aan: iqra' wartaqi wa rattil kamaa kunta turattilu fid-dunyaa.

Terjemahan Bahasa Indonesia

“Akan dikatakan kepada pembaca (penghafal) Al-Qur'an pada hari kiamat: 'Bacalah, naiklah ke tingkat surga, dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau mentartilkannya di dunia!'”

Penjelasan & Syarah Makna

Tingkatan surga yang dicapai seorang mukmin di akhirat berbanding lurus dengan banyaknya hafalan dan kualitas tadarus Al-Qur'an yang ia amalkan selama di dunia.

Profil & Kredibilitas Perawi: Imam Abu Dawud
Shahih
Nama Lengkap & Gelar:

Sulaiman bin al-Asy'ats as-Sijistani

Masa Hidup & Wilayah:

202 H - 275 H (817 - 889 M) • Sijistan (Iran/Afganistan) — Bashrah (Irak)

Kitab Rujukan & Nomor:

Sunan Abi Dawud No. 1464 & Jami' at-Tirmidzi No. 2914

Derajat / Peringkat Ulama:

Rujukan Utama Hadits-Hadits Fiqih & Hukum

Ahli hadits yang memfokuskan kitabnya khusus pada hadits-hadits hukum dan fiqih amaliyah. Beliau meneliti lebih dari 500.000 hadits sebelum menyeleksi 4.800 hadits hukum terbaik.

Ingin Memahami Hadits Ini Lebih Dalam?

Tanyakan makna kontekstual, dalil pendukung, atau implementasi hadits ini kepada QuAI.

Rujukan Shahih & Terpercaya

Pelajari & Amalkan Sunnah di Aplikasi MuslimQu

Akses ribuan hadits mu'tabarah, biografi perawi terpercaya, dan pengingat amalan sunnah harian di smartphone Anda tanpa gangguan iklan.

Download Aplikasi MuslimQu

Hadits Pilihan Lainnya

Tanya QuAI seputar Islam!