Menyayangi Makhluk di Bumi
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ
Transliterasi Latin
Ar-raahimuuna yarhamuhumur-rohmaan, irhamuu man fil ardhi yarhamkum man fis-samaa'.
Terjemahan Bahasa Indonesia
“Orang-orang yang memiliki sifat penyayang akan disayangi oleh Dzat Yang Maha Pengasih. Sayangilah siapa pun yang ada di bumi, niscaya Dzat yang ada di langit akan menyayangi kalian.”
Hadits ini adalah 'Hadits Musalsal bil Awwaliyyah' yang biasa diajarkan pertama kali kepada penuntut ilmu hadits. Kasih sayang Islam (rahmatan lil 'alamin) mencakup sesama manusia, anak yatim, fakir miskin, hingga hewan dan alam semesta.
Abu Isa Muhammad bin Isa bin Saurah at-Tirmidzi
209 H - 279 H (824 - 892 M) • Tirmidz (Uzbekistan)
Jami' at-Tirmidzi No. 1924 & Sunan Abi Dawud No. 4941
Imam Hadits & Pelopor Istilah Hasan
Pakar hadits yang berjasa besar membakukan istilah 'Hadits Hasan' dalam metodologi ilmu hadits. Kitabnya terkenal karena memuat penjelasan kedudukan fiqih para sahabat dan ulama mazhab terhadap hadits bersangkutan.
Tanyakan makna kontekstual, dalil pendukung, atau implementasi hadits ini kepada QuAI.

