Mencintai Saudara Seperti Mencintai Diri Sendiri
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Transliterasi Latin
Laa yu'minu ahadukum hattaa yuhibba li-akhiihi maa yuhibbu linafsih.
Terjemahan Bahasa Indonesia
“Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.”
Hadits Arbain No. 13 ini menanamkan solidaritas dan ukhuwah islamiyah. Seorang mukmin sejati tidak memiliki rasa dengki atau hasad, melainkan selalu menginginkan kebaikan, keselamatan, dan rezeki yang lapang bagi sesama muslim.
Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi
204 H - 261 H (820 - 875 M) • Naisabur (Nishapur, Iran)
Shahih Bukhari No. 13 & Shahih Muslim No. 45
Imam Hadits Tingkat Utama (Shahih)
Murid terkemuka Imam Bukhari yang menyusun kitab Shahih dengan sistematika bab fiqih dan pengelompokan jalur sanad yang sangat rapi. Bersama Shahih Bukhari, kedua kitab ini dikenal sebagai As-Shahihain (Dua Kitab Paling Shahih setelah Al-Qur'an).
Tanyakan makna kontekstual, dalil pendukung, atau implementasi hadits ini kepada QuAI.

