Nabi Zakariya AS
Nabi ke-22 dari 25 Nabi & Rasul± 91 SM – 31 M
Baitul Maqdis (Palestina)
7 Kali (QS. Maryam: 1-15, QS. Ali 'Imran: 37-41, QS. Al-Anbiya: 89-90)
1. Asal Usul & Latar Belakang
Nabi Zakariya adalah ulama dan imam terkemuka di Baitul Maqdis keturunan Nabi Sulaiman AS. Beliau menjadi wali pengasuh Maryam binti Imran (ibunda Nabi Isa).
2. Perjuangan Dakwah & Ujian Umat
Setiap kali masuk ke mihrab Maryam, Zakariya selalu menemukan buah-buahan segar musim dingin di musim panas, dan sebaliknya. Maryam menjawab: 'Ini dari sisi Allah; sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.'
3. Mukjizat & Bukti Kenabian dari Allah
Melihat karunia tersebut, bangkitlah harapan Zakariya. Di mihrab itu beliau berdoa dengan suara lirih memohon seorang putra yang akan mewarisi risalah kenabian keluarga Ya'qub. Malaikat Jibril turun mengabarkan bahwa Allah memberinya anak bernama Yahya.
4. Akhir Perjuangan & Pelajaran Moral
Nabi Zakariya mengajarkan kita agar tidak pernah berputus asa dari rahmat Allah betapapun uzur dan sulitnya kondisi lahiriah kita.
- 1Dikaruniai anak (Nabi Yahya AS) di usia yang sangat sepuh (sekitar 100 tahun) dari istri yang divonis mandul seumur hidup
- 2Tanda mukjizat tidak bisa berbicara kepada manusia selama 3 hari 3 malam kecuali hanya dengan bahasa isyarat, namun lisannya lancar bertasbih kepada Allah
- Kekuatan doa yang dipanjatkan secara konsisten dengan suara lembut dan penuh harap
- Keikhlasan dalam mendidik dan mengasuh generasi penerus (kisah mengasuh Maryam di mihrab)
- Pentingnya kepedulian terhadap kelangsungan kepemimpinan agama bagi generasi masa depan
Doa Nabi Zakariya Memohon Keturunan Sholeh
“Wahai Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”
Mainkan Kuis 25 Nabi di Aplikasi MuslimQu
Uji pemahaman sirah nabawiyah Anda bersama keluarga dengan kuis interaktif berhadiah badge, audio kisah para nabi, dan tanpa distraksi iklan.

