Nabi Daud AS
Nabi ke-17 dari 25 Nabi & Rasul± 1060 – 963 SM
Baitul Maqdis (Yerusalem / Palestina)
16 Kali (QS. Shad: 17-26, QS. Al-Anbiya: 78-80, QS. Saba: 10-11)
1. Asal Usul & Latar Belakang
Daud muda bergabung dalam pasukan Raja Thalut untuk melawan pasukan penindas yang dipimpin raksasa Jalut (Goliath). Dengan izin Allah, Daud mengalahkan Jalut hanya dengan ketapel batu kecil.
2. Perjuangan Dakwah & Ujian Umat
Daud kemudian diangkat menjadi raja Bani Israil sekaligus nabi dan rasul penerima Kitab Zabur. Di bawah kepemimpinannya, Baitul Maqdis mencapai masa kejayaan dan keadilan yang gemilang.
3. Mukjizat & Bukti Kenabian dari Allah
Setiap kali Nabi Daud melantunkan ayat-ayat Zabur, burung-burung di angkasa berhenti terbang dan hinggap di sekitarnya, serta gunung-gunung ikut menggema bertasbih bersama suaranya. Besi di tangannya menjadi lembut bagaikan lilin/adonan kue, yang ia gunakan membuat baju perang untuk melindungi prajuritnya.
4. Akhir Perjuangan & Pelajaran Moral
Meskipun seorang raja agung, Nabi Daud tidak pernah mengambil kas negara untuk makannya, melainkan mencukupi kebutuhan keluarganya dari hasil membuat baju besi.
- 1Diberikan Kitab Suci Zabur yang berisi puji-pujian dan hikmah kepada Allah
- 2Mampu melunakkan besi baja padat hanya dengan tangan kosong tanpa bantuan api pemanas
- 3Membuat baju zirah perang dari anyaman besi yang lentur dan kuat
- 4Suara lantunannya yang sangat merdu membuat gunung-gunung dan burung-burung ikut bertasbih bersamanya
- Pola puasa terbaik yang dicintai Allah: Puasa Daud (sehari berpuasa, sehari berbuka)
- Kemuliaan makan dari hasil keringat dan kerja keras tangan sendiri meskipun seorang raja besar
- Keadilan yang tidak memihak dalam memutuskan perkara hukum peradilan
Mainkan Kuis 25 Nabi di Aplikasi MuslimQu
Uji pemahaman sirah nabawiyah Anda bersama keluarga dengan kuis interaktif berhadiah badge, audio kisah para nabi, dan tanpa distraksi iklan.

